Breaking News

Home / News

Jumat, 11 September 2026 - 08:22 WIB

Kios di Peunayong Diduga Jadi Lokasi Maksiat, Warga Minta Satpol PP-WH Bertindak

Banda Aceh | AcehAodate.co.od – Sebuah ruko berkedok kios di kawasan SMPN 4 kota Banda Aceh, Peunayong , Banda Aceh, menjadi sorotan warga. Pasalnya, tempat yang terlihat menjalankan usaha rumah makan itu diduga kerap dijadikan lokasi transaksi praktek asusila, untuk menggait pelangganereka menggunakan aplikasi MiChat dalam praktik mesumnya.

Kios tersebut bernama  “rumah makan Bunda Fika” berada di jalan H. T. Daudsyah dan berdekatan dengan kantor Keuchik Peunayong, diduga pemilik kios tersebut berinisial FK(48), menurut informasi FK bukan pemain baru dia sudah lama lalang melingang di dunia prostitusi, terakir dia bekerja dengan mami (Ad) di Lamteumen disamping kantor BKSDA.

Informasi tersebut disampaikan salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Sebut saja Roni. Dia mengaku aktivitas yang diduga berlangsung di tempat tersebut telah membuat masyarakat sekitar merasa resah dan risih.

Menurut Roni, aktivitas mencurigakan itu diduga tidak hanya berlangsung di area kios. Ia menyebut lantai atas bangunan tersebut diduga digunakan sebagai tempat pertemuan antara perempuan dan pria yang telah berkomunikasi melalui aplikasi.

“Kami berharap ada pemeriksaan dari pihak berwenang. Kalau memang tidak ada pelanggaran, tentu semuanya bisa menjadi jelas. Tetapi kalau ditemukan pelanggaran, kami minta ditindak,” ujar Roni saat dikonfirmasi, kamis (10/9/2026).

Warga juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut. Bahkan, muncul tudingan adanya pemberian setoran kepada oknum tertentu untuk memastikan kegiatan di lokasi tersebut tetap berjalan.

Dugaan lain juga mengarah kepada oknum perangkat gampong serta oknum Satpol PP dan WH yang disebut-sebut menerima jatah bulanan. Namun, tudingan tersebut belum terverifikasi dan belum ada bukti yang dapat memastikan keterlibatan pihak-pihak yang disebutkan.

Masyarakat meminta Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh bersama instansi terkait turun langsung melakukan pemeriksaan. Warga berharap pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap tempat yang dilaporkan, tetapi juga terhadap sejumlah usaha lain yang diduga menyalahgunakan izin atau menjadi tempat aktivitas yang melanggar ketentuan.

Share :

Baca Juga

News

Ditunggu Warga, Air Sumur Bor Masjid Aur Pelumat Akhirnya Mengalir

Headline

Menyambung Hidup Dengan BPJS, Kesaksian Warga dengan Pelayanan Prima BPJS di Aceh
Ilustrasi kapal tenggelam Foto: Pexels

News

Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas

News

Tim Gabungan Kembali Bergerak, Padamkan Titik Asap Karhutla di Gampong Drien

News

UKW SPS Aceh Ditutup, 82 Persen Peserta Dinyatakan Kompeten
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada Pembukaan Jakarta Film Week 2021, Kamis (18/11) malam. Foto: Dok: Pemprov DKI Jakarta

Headline

Anies Punya Program Baru di YouTube, #daripendopo, Apa Itu?

News

Rutan Kelas IIB Banda Aceh Tetap Optimalkan Pembinaan di Tengah Tantangan Overcrowding

News

Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Coba Bobol Mesin ATM di Nanga Mahap, Kalbar